r0n660

Arsip untuk ‘keluarga’ Kategori

meski Musa putera Firaun

Dalam keluarga di Januari 6, 2009 pada 11:13 am

Seperti biasanya dalam situasi ini, tadi pagi wanita itu pergi begitu saja tanpa ijin suaminya. Dan hal itu diulanginya lagi petang barusan. Secara pribadi gue sih ngga peduli dengan segala isu gender. Gue bukan orang yang gila hormat.
Hanya saja kelakuan wanita itu, dengan segala alasan yang ia miliki, adalah penantangan kepada syariah yang kucoba pegang teguh. Padahal dulu aku meminta dicarikan calon isteri yang baik, sukur-sukur aktivis harokah. Gue nggak minta isteri yang cantik, kaya, atau well educated.
Gue bilang waktu itu, gue gak peduli apakah calon isteri gue itu cuma lulusan TK atau bahkan gak pernah sekolah sekalipun. Yang penting dia baik. Dan gue minta dinikahkan atas nama harokah dan untuk harokah.

Masalahnya di sini adalah bahwa hampir selalu baik-jeleknya anak “ditentukan” oleh ibunya. Anak-anak Nabi Nuh kafir karena ibunya kafir. Sebaliknya Musa AS menjadi soleh karena ibunya soleh, meski ayahnya adalah Firaun. Ibrahim AS juga soleh meski ayahnya kafir. Tapi mungkin ibunya baik. Dan kalau anak-anak gue melecehkan harokah, itu adalah karena ibunya pun demikian.

moses
Ahad  pertama  ‘09

kontroversi perceraian

Dalam keluarga di Januari 6, 2009 pada 11:03 am

Seharian ngetik kertas kerja bini gue. After maghrib she dia ngajak beli kue di pasar subuh. It’s ok for me. Lalu dia cerita bahwa our son Jamal berketetapan untuk bawa motor sendiri ke kebayoran lama for his gashuku. Its ok but I think the bike needs more lock and I said about it.

She ask, how much the price.
Not as much as cakes of pasar subuh, I answered.

Suddenly she angry then we fight hard.
W juga naek pitam.
Ia dengan sangat cerdik dan berani mengungkit semua kelemahan dan keburukan gue sejak awal perkawinan kami sekitar tujuhbelas tahun lalu. Atau mungkin lebih tepatnya ia berusaha menghina gue sehina-hinanya supaya bisa menginjak-injak gue seterinjak-injaknya.

Betapa secara finansial gue sangat pecundang saat itu, dan mungkin sampai sekarang juga. Ketika gue gak mampu bahkan untuk sekedar membeli sebungkus nasi warteg. Apalagi untuk beli susu, apalagi untuk pengeluaran yang lebih besar lagi.

Ah, sungguh pecundang.  Tak lupa ia juga menghina mamah dan adik-adikku. Bahkan orang paling brengsek di pihaknya seperti Rini isteri ka’Abdurrahman, masih jauh lebih baik dibanding orang-orang dalam keluarga saya.

Pertanyaannya, apakah perkawinan ini masih perlu dilanjutkan?
Di satu sisi, Nabi SAW mengatakan bahwa perceraian adalah sesuatu yang halal tetapi dimurkai Allah.
Bahkan jagat para malaikat pun guncang seguncang tsunami – dengan kadar mereka tentunya, mendengar berita perceraian umat Muhammad.

Aku tentu saja tak hendak menantang murka Allah dengan mengguncang jagat malaikat secara ini.

Di sisi lain Ayahanda Ibrahim AS menyuruh putera tercinta beliau Ismail AS agar mengganti bingkai pintunya semata-mata karena si bingkai pintu telah durjana. Padahal durjananya isteri Ismail tak seberapa dibanding durjananya isteriku.

Ya Allah. Dengan segala kebodohan dan kejahilan, hamba yang serba tak mampu ini memohon bimbingan, petujuk dan kekuatan Paduka, duhai Sang Adikuasa. Hamba tak layak dan tak berhak mengambil keputusan apapun. pattern_053
Sabtu pertama 2009

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.