Terusterang aja catatan ini baru sampat ditulis beberapa hari setelahnya. Jadi yang w inget justru perayaan malem taun baru di rumah.
Perayaan malem taun baru?
Ya, sangat absurd, memang. I’ve no reason for this. sekaligus ngrayain ulangtaun kakak perempuan kami. 2 in 1. Dua kesalahan dalam sekali gebrakan.
Kponakan w, Retno – her husby Wanto, and their son, datang pertama. Retno emang pinonirnya. Terus berdatangan yang laen-laen, Sani – his wife – the daughter, Mat Noor-his wife – the daughter, Rully-his wife and the daughter; Kendar, Tri, and Ari.
We fried corns and chickens. Retno tadi juga ngbawa sebuah cake -yang buat ukuran gue lumayan mewah . And at 00.00 oclock : we watched much, big, and beautiful kembang api yang dinyalain para tetangga dari rumah mereka.
Ada semacam rasa canggung untuk beberapa kejap. Although we just didn’t say “Happy Newyear” or “Happy birthday”.
What so terrible culture!
W juga sedih dan prihatin ngliat pola interaksi Rully and his wife (I forget her name). She looks under pressure and a little sad. Saya menduga Rully agak galak kepadanya di belakang kami. Apakah memang seharusnya begitu? Karena dibanding w, bini gue looks above the wind that made her being too bad and ridiculous.
Arsip untuk ‘Uncategorized’ Kategori
under pressure newyear
Dalam Uncategorized di Januari 6, 2009 pada 10:21 amHello world!
Dalam Uncategorized di Desember 24, 2008 pada 1:53 pmWelcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!